Bulan juli 2010 adalah awal segalanya bagi ku, dari mulai hidup, spiritual, bisnis sampai ke kepercintaan, akan ku kembangkan dan ku matangkan baik-baik.
Setelah melalui perjalanan yang panjang dan penuh tantangan, kini di umurku yang genap mencapai 20 tahun, aku ingin melakukan suatu perubahan besar dalam hidupku, aku mulai berbisnis Membudidayakan Jamur kancing, dengan menjalin hubungan kerjasama dengan teman-temanku. Kini hari dimana tepat sesuai perjanjian dan kesepakatan kita berempat, tepatnya tanggal 10 juli 2010 kami mengumpulkan dana sekitar 10 juta dengan masing-masing 2,5 juta rupiah. Akan tetapi ada halangan bagiku untuk menepati perjanjian itu karena suatu alasan, itu karena uang yang akan ku jadikan modal adalah uang yang ku pinjam dari ibuku, dan ibu masih belum bisa menyanggupi karena factor bentrokan biaya yang akan ku pinjam dengan biaya pengobatan kakaku yang sampai sekarang ini masih belum bisa melihat (jadi aku maupun ibuku lebih memilih dan mementingkan kakaku). Lalu ibu ku pun mulai berusaha untuk mencari dana buatku, syukur alhamdulillah ia berjanji akan memberi pinjaman antara hari senin-rabu (dua/empat hari kemudian). Yahh…. Aku pun mulai menunggu hasil usaha ibuku, apakah aku dapat modal atau tidak, semoga saja Allah memberikan petunjuknya padaku. amiin…..
Hari dimana aku menunggu untuk modal tersebut tidak terbuang sia-sia, temanku membawa kabar yang menggembirakan buat anak-anak kontrakan, ia membawa informasi bahwasanya akan ada even dari Sampoerna, evennya berupa kompetisi antar kampus berupa membuat ornamen/miniatur dan kompetisi band untuk umum. Aku dan teman-temanku berkesempatan untuk mengikuti kompetisi membuat sebuah ornament antar kampus. Seketika juga aku dan teman-temanku mendaftarkan diri ke even organizier yang biasa dipanggil EO sebagai perwakilan dari LP3I Tasikmalaya, dengan persyaratan 1 team peserta terdiri dari 6 orang yang wajib memberikan data dari KTM (Kartu Tanda Mahasiswa).
Kompetisi pun dimulai, kami diberi tantangan dengan diberi rokok sampoerna sebanyak 50 bnkus (5 Slop), kami ditantang untuk menjual habis rokok tersebut sebanyak 1 Slop/hari selama 6 minggu, jadi total rokok yang harus dijual selama kompetisi ialah 42 slop ( 420 bungkus), karena di perlombaan ini ada 3 sesi. Sesi pertama adalah menjual rokok sebanyak 14 Slop selama 14 hari (2 minggu) ditambah selama itu harus membuat 1 ornamen yang berbau pendidikan, apabila kami lolos dalam tantangn pertama, kami akan mendapat reward berupa uang tunai sebesar 250 ribu rupiah, begitu pun dengan tantangan sesi ke 2, akan tetapi ornament yang kita buat harus berbeda tema dengan ornamen sebelumnya, (khusus di sesi ke 2 tidak ada reward bentuk apapun), di sesi ke 3 pun demikian, menjual rokok selama 2 minggu plus membuat sebuah ornament. Di sesi 3 inilah puncak kompetisi yang kami jalani, dengan 3 ornament dan rokok yang kita jual, kita dinilai oleh panitia. Juara pertama berhak mendapatkan uang tunai sebesar 2 juta rupiah, juara ke 2 berhak mendapatkan uang senilai 1,5 juta rupiah, dan yang ke 3 juga mendapatkan uang senilai 1 juta rupiah, selain mendapatkan uang tunai juara 2-3 juga berhak mengikuti kompetisi tingkat Provinsi (Jawa Barat) di bandung dengan uang saku tranportasi dan penginapan gratis di hotel. (waw… lumayan kan !!)
Begitulah, kini sesi pertama sedang kami jalani, di hari pertama kasmi berhasil menjual 5 Slop rook(50 bungkus), dan ornament baru selesai sekitar 10% karena baru tadi siang aku kerjakan…
Semua pekerjaan itu juga memberikan efek yang baik buat ku, perlahan-lahan ingatanku terhadap Chintya mulai tidak membebani pikiranku, (walaupun nyatanya masih terasa menyakitkan T~T). duh… jadi teringat lagi……….
Aku masih tetap berusaha untuk melupakan ingatan Chintya dalam pikiran ku, entah sampai kapan aku harus tetap sepeti ini. Aku tak tau apakah melupakanya merupakan hal yang mustahil untuk ku lakukan, aku merasakan hal yang sangat luar biasa dalam hidupku, ketika gagal dalam cinta yang sudah terlanjur jauh dalam dekapnya. Hati ku yang bagai sudah mendapatkan rumah yang cocok, hati yang telah mengabaikan rumah yang ditawarkan orang lain. Kini…. Pemilik rumah yang dihuni tidak dapat lagi menerima hatiku yang terlannjur memilihnya, pemilik rumah mengusir hatiku dari dalamnya karena kesalahan yang dibuat oleh keegoisan.
Tapi sekarang,,,,,,
Sekarang yang membuat hati ku semakin perih, pikiran semakin terbebani, aku tanpa sadar mencari pelampiasan kepada orang lain, dengan pura-pura menerima wanita yang mencintai dan menyayangi ku, …. Mia.
Aku sadar bagaimana rasanya mencintai tanpa dicintai, karena aku pun pernah mengalaminya. Kini semuanya t’lah terjadi, aku yang terlanjur menjalin status palsu denganya, tidak mungkin melepaskanya begitu saja, sungguh aku orang yang hina jika aku melakukan itu. aku yang tadinya hanya ingin bersandiwara dengan sombong!! Sekarang malah terbawa arus yang sangat deras, antara 3 pilihan, hidup dengan Mia tanpa cinta, hidup dengan cinta tapi sengsara, atau hidup sendiri tanpa cinta dan memulai kehidupan ???
Yang mana yang harus aku pilih, semua pilihan itu merupakan pilihan yang sangat berat bagiku,,, aku tak sanggup daenga semua kenyataan ini !! ataukah aku terlalu berlebihan dengan kehidupan ini !! tapi yang jelas aku ingin merasakan satu kata “BAHAGIA” dalam kehidupan ini!!
Mulai dari hari ini aku inngin menjalani kehidupan ku sesuai dengan kata hati ku, aku akan lebih meningkatkan semaangatku terutama dalam hal beribadah pada-Nya, karena ku yakin Ia-lah yang mengatur semua alur kehidupan ini, begitu pula dengan kehidupanku, lebih ku tingkatkan semangat memperjuangkan hak ku, membuka pikiran dengan wawasan seadanya, mencoba berpikir kritis tapi etis. Never say give up seperti yang di film-film, semua itu haruslah ku fokuskan dalam sandiwara dunia ini, meskipun rasa penyesalan akan ku pikul slama hidupku!!
Tasikmalaya, 11 Juli 2010, pukul 02.36 am.
(lapaaaarrr, masak mie, makan so tidur, subuh harus bangun) n_n oke !!




